Setelah itu campurkan sampah yang telah dirajang itu dengan bahan pengaktif. Bahan pengaktif ini adalah "mikroorganisme" yang bisa di dapat dari tanah comberan, atau bisa juga mengunakan bakteri yang dijual di pasaran (namanya EM4) ke dalam wadah yang selalu mendapat suplai udara cukup.Sampah tadi disimpan dalam wadah yagn memiliki cukup sirkulasi udaranya dan selalu di balik-balik setiap 2-3 hari sekali.
Oh ya potongan sampah tadi akan terasa "hangat" itu pertanda bahwa proses pembentukan kompos berjalan dengan baik.
Setalah 3 minggu kamu dapat mengambil sampah yang telah berwarna coklat gelap dari dalam wadanya, dan dapat menggunakannya sebagai pupuk untuk tanaman.Mudah khan? coba buatlah kompos di rumah, dan beri kejutan pada orangtua kamu dengan pupuk yang kamu ciptakan ini.
(dari berbagai sumber)
(sumber foto : jaringan posko hijau,istimewa)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar